Sosialisasi Implementasi Tools Link BPOM Menuju BPOM Digital

30-10-2025 Umum Dilihat 204 kali

30 Oktober 2025 – Dalam rangka mendukung terwujudnya transformasi digital di lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta meningkatkan kualitas Layanan TIK di Lingkungan Badan POM, maka Pusat Data dan informasi Obat dan Makanan Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan (Pusdatin) melaksanakan kegiatan Implementasi Tools LinkBPOM Menuju BPOM Digital secara daring pada tanggal 29 Oktober 2025.

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan, Bapak Abdurrahman Indra Jayasukma, S.Kom., M.Kom., diikuti oleh lebih dari 360 peserta yang terdiri atas Pimpinan Tinggi Pratama, Kepala Balai Besar/Balai POM, Kepala Loka POM, serta perwakilan dari seluruh Unit Kerja Pusat dan UPT di lingkungan BPOM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa LinkBPOM merupakan wujud nyata komitmen Pusdatin dalam mendukung implementasi ekosistem digital Badan POM. Aplikasi mulai dibangun dengan nama “Tools Kegiatan Pusdatin” pada tahun 2021, mulai diimplementasikan tahun 2022, dan sampai saat ini telah bertransformasi menjadi BPOM Digital Office.

Transformasi ini menghadirkan berbagai fitur baru seperti LinkTree BPOM, survey online, short URL, QR code generator, serta watermark PDF, yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan efektivitas manajemen kegiatan, memperkuat literasi digital, serta membangun identitas digital Badan POM. Selain itu, fitur-fitur ini juga diharapkan dapat mempercepat proses dokumentasi kegiatan, pelaporan, dan penyebaran informasi resmi dengan domain BPOM yang aman dan terpercaya.

Sesi sosialisasi teknis disampaikan oleh Bapak Firmadi Biastiko, S.Kom. dan Bapak Andri Haryosaputro, S.Kom., yang memaparkan berbagai fungsi baru dari BPOM Digital Office, termasuk cara pembuatan survei dinamis, pengelolaan tautan resmi, pembuatan QR code, serta mekanisme digital attendance dengan verifikasi melalui akun ASN. Para peserta juga aktif berdiskusi dan memberikan masukan terkait pengembangan fitur lanjutan, seperti integrasi notulen rapat otomatis dan file protection system untuk mendukung keamanan dokumen digital.

Melalui kegiatan ini, Pusdatin menegaskan komitmennya untuk terus melakukan inovasi dan optimalisasi layanan digital yang terintegrasi, adaptif, dan berkelanjutan. Implementasi BPOM Digital Office diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam mewujudkan BPOM yang semakin digital, kolaboratif, dan terpercaya, serta mendukung visi besar No One Left Behind dalam transformasi digital pemerintahan

Kembali ke halaman berita
Sarana