Kepala Pusdatin Tegaskan 'Satu Data' sebagai Tumpuan Kebijakan dan Akselerasi AI
09-10-2025 Umum Dilihat 124 kali
Jakarta, 9 Oktober 2025 – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menunjukkan komitmen kuat dalam transformasi digital melalui penguatan inisiatif Satu Data BPOM dan adopsi Kecerdasan Buatan (AI) KeyCenter. Upaya ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan visi BPOM Cerdas Berbasis Data dan menjalankan amanat regulasi (Perpres No. 39/2019 & No. 95/2018) demi mendukung kebijakan berbasis bukti.
Komitmen ini ditegaskan dalam acara Sosialisasi Pemanfaatan Satu Data BPOM.
Kepala Pusdatin: Portal Satu Data Adalah 'Single Source of Truth'
Dalam arahannya sebagai pembuka acara, Kepala Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan secara tegas menekankan bahwa Portal Satu Data BPOM harus menjadi "satu-satunya sumber rujukan data yang valid (single source of truth)". Portal ini kini menjadi wadah tunggal dan satu-satunya gerbang untuk berbagi data resmi BPOM yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan, dengan tujuan menciptakan data yang akurat, terpadu, dan mudah diakses oleh semua pihak. Data di portal terbagi dua: Data Terbuka untuk publik dan Data Terbatas untuk kebutuhan internal atau mitra strategis.
BPOM telah menerapkan konsep Data Prioritas untuk memastikan bahwa upaya tata kelola data berdampak langsung pada pembangunan nasional dan daerah. Rencana Induk Data Prioritas Jangka Menengah 2025-2029 telah disepakati melalui penandatanganan berita acara oleh Kepala Pusdatin BPOM pada 28 Agustus 2025, dengan fokus pada 30 daftar indikatif Data Prioritas yang terdiri dari data indikator dan variabel utama, yang kini sedang dalam proses penandatanganan Keputusan Menteri PPN/Bappenas.
KeyCenter AI: Dari Tools Menjadi 'Penasihat Cerdas'
BPOM juga mengimplementasikan tools AI bernama KeyCenter sebagai Inovasi Digital untuk mengotomatisasi analisis data. KeyCenter berfungsi sebagai "Analis Data Virtual" yang mampu memberikan jawaban real-time 24/7, menemukan pola anomali, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat. Tools ini diproyeksikan bertransformasi menjadi "Penasihat Cerdas" (Intelligent Advisor) yang proaktif memberikan insight strategis. Saat ini, aplikasi AI menggunakan data SIPT (Sistem Informasi Pelaporan Terpadu).
Tantangan Adopsi dan Peningkatan Fokus
Untuk mengoptimalkan pemanfaatan KeyCenter, BPOM akan fokus pada tiga area utama. Fokus tersebut meliputi peningkatan adopsi KeyCenter secara menyeluruh di unit kerja, perbaikan kualitas data sumber di hulu (termasuk kompleksitas database SIPT), dan penguatan literasi digital pengguna untuk memastikan prompt yang tepat dan hasil analisis yang akurat. Selain itu, penyesuaian infrastruktur, seperti kebutuhan upgrade dan pengadaan GPU untuk pengolahan data AI, menjadi perhatian penting. Kepala Pusdatin juga menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor untuk menguatkan budaya berbagi pakai data, sejalan dengan proyek pertukaran data yang sudah ditandatangani antara BPOM dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).