Monitoring dan Evaluasi Pemanfaatan Data BPOM Melalui Portal Satu Data
29-11-2023 Data Dilihat 2374 kali
Bekasi – Monitoring dan Evaluasi Pemanfaatan Data Badan POM Melalui Portal Satu Data telah dilaksanakan pada hari Rabu (22/11/2023). Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan reviu pemanfaatan data BPOM yang ada pada Portal Satu Data dalam kebutuhan berbagipakai data baik secara internal maupun eksternal serta menampung masukan dan tanggapan untuk meningkatkan kepuasan pengguna dalam memanfaatkan Portal Satu Data BPOM.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pusat Sistem Informasi dan Teknologi Keuangan (Pusintek) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Direktorat Data dan Informasi Perpajakan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Pusat Data dan Informasi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) dan unit kerja pusat di Lingkungan Badan POM selaku pengguna Portal Satu Data Badan POM.
Kemenkeu bersama Biro Perencanaan dan Keuangan Obat dan Makanan memanfaatkan data keuangan dari Aplikasi MonSAKTI milik Kemenkeu. Rencana selanjutnya adalah pemanfaatan data realisasi Dana Alokasi Khusus Pengawasan Obat dan Makanan dari aplikasi SmartPOM ke Aplikasi Aladin milik Kemenkeu.
LKPP juga telah memanfaatkan data nomor izin edar dari Direktorat Registrasi Obat untuk memperkaya Pasar Digital di e-Katalog. Pada tahun 2024 terdapat peluang perluasan pasar obat menjadi obat tradisional ataupun suplemen kesehatan.
Selain itu Portal Satu Data BPOM juga telah menjadi sarana pertukaran data lain nya seperti data unit kerja, master data wilayah, data kepegawaian, data dalam pemenuhan kebutuhan K/L, data dalam pemenuhan peraturan (PMK No. 228) dan data pemenuhan KSWP (Konfirmasi Status Wajib Pajak). Pada kegiatan Monev ini juga dilakukan brainstorming bersama unit kerja pusat di Badan POM dalam hal kebutuhan data apa saja yang berasal dari eksternal yang dapat mendukung proses bisnis di Unit Kerja.
Dengan telah dilaksanakannya monev pemanfaatan data BPOM melalui Portal Satu Data secara internal dan eksternal dapat memberikan gambaran dari kontribusi BPOM dalam terwujudnya Satu Data Indonesia dan wujud continous improvement.