Wujudkan Kolaborasi Pentahelix: BPOM dan UI Bersinergi untuk Akselerasi Transformasi Digital

30-07-2025 Umum Dilihat 2203 kali

DEPOK, 30 Juli 2025 – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Universitas Indonesia (UI) mengambil langkah strategis untuk mempercepat agenda transformasi digital nasional. Dalam sebuah pertemuan yang digelar di Gedung Direktorat Transformasi Digital (DTD) UI, Depok, pada Rabu (30/7), kedua institusi membahas serangkaian inisiatif kolaboratif yang berfokus pada peningkatan layanan publik dan penguatan infrastruktur teknologi.

Pertemuan ini diinisiasi sebagai respons atas sejumlah tantangan, termasuk sulitnya akses pada layanan publik krusial seperti sistem Registrasi BPOM. Menindaklanjuti mandat dari Kepala BPOM yang sejalan dengan arsitektur SPBE untuk mengintegrasikan seluruh aplikasi di bawah satu kendali, Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPOM proaktif menggandeng UI sebagai mitra akademis.

"Kami mengemban amanat besar untuk melakukan transformasi digital secara menyeluruh. Untuk itu, kami butuh penguatan dari sisi teknologi, visi, dan terutama sumber daya manusia (SDM)," ujar Kepala Pusdatin BPOM dalam diskusi tersebut.

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah urgensi pengaktifan kembali data center milik BPOM sebagai sistem pencadangan (backup) untuk mengantisipasi potensi gangguan pada Pusat Data Nasional (PDN) di masa depan.

Libatkan Mahasiswa untuk Solusi Nyata

Kolaborasi ini membuka peluang besar bagi mahasiswa UI dari jenjang S1 hingga S3 untuk terlibat langsung dalam proyek-proyek strategis pemerintah. Melalui skema magang dan riset, mahasiswa akan diberikan kesempatan untuk mengerjakan studi kasus riil dengan menggunakan data BPOM.

"Ini adalah simbiosis mutualisme. Mahasiswa kami mendapatkan pengalaman berharga di dunia industri, sementara BPOM mendapatkan talenta-talenta digital terbaik untuk mengembangkan solusi inovatif," ungkap Direktur Transformasi Digital UI.

Selain itu, pihak UI juga membuka kemungkinan untuk menyelenggarakan kelas pelatihan khusus bagi SDM BPOM guna meningkatkan kompetensi teknis dan manajerial di bidang teknologi informasi.

Langkah Konkret dan Tindak Lanjut

Sebagai hasil dari pertemuan, kedua belah pihak menyepakati beberapa langkah tindak lanjut yang akan segera dieksekusi, di antaranya:

  1. Menetapkan Quick Wins: Merumuskan program jangka pendek yang berfokus pada pelibatan mahasiswa dalam riset dan magang.
  2. Knowledge Sharing: DTD UI akan menjadi observer dalam audit eksternal ISO 27001 di Pusdatin BPOM untuk mempelajari praktik terbaik tata kelola TIK.
  3. Penyusunan Proyek Jangka Panjang: Pusdatin akan menyiapkan daftar proyek strategis yang dapat dikerjakan oleh mahasiswa magang.

Pertemuan ini diharapkan menjadi fondasi bagi kerja sama jangka panjang yang tidak hanya akan memecahkan tantangan layanan publik, tetapi juga membangun ekosistem digital yang lebih solid dan berkelanjutan di Indonesia.

Kembali ke halaman berita
Sarana