Integrasi SKI dan Monitoring dan Evaluasi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK)

22-05-2024 Umum Dilihat 3324 kali

Jakarta, 17 Mei 2024 – Rapat Integrasi SKI dan Monitoring serta Evaluasi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) berlangsung pada hari Jumat di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta. Rapat ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi internal BPOM dan instansi luar BPOM yang terkait dengan tujuan untuk membahas isu-isu penting terkait integrasi sistem dan strategi pencegahan korupsi nasional pada SKI, membahas tentang data pertukaran NPP yang diharapkan dapat berjalan sistematis, serta permohonan untuk scoring pada Stranas PK diharapkan dapat lebih tinggi karena sampai saat ini sudah adanya sistem NPP di BPOM. Berikut adalah kesimpulan dari hasil diskusi yang berlangsung dalam rapat tersebut:

Isu 1: Aliran Data Realisasi Impor Generasi 2
Diskusi pertama membahas mengenai aliran data realisasi impor Generasi 2 apakah masih sesuai dengan target awal atau perlu menunggu surat kesiapan dari BPOM, atau apakah LNSW memiliki tenggat waktunya sendiri.

Hasil Diskusi: 

  • Hingga saat ini belum ada deadline perubahan aliran data SKI/SAS dari Sistem INSW Generasi 1 ke Generasi 2 yang ditentukan oleh LNSW.

 

Isu 2: Integrasi SSM dengan e-BPOM
Isu kedua membahas integrasi Single Submission (SSM) dengan e-BPOM, meliputi data yang dipertukarkan, endpoint, dan penggunaan NIB atau NPW.

Hasil Diskusi:

  • Perlu adanya penyesuaian uraian dokumen syarat terkait data yang dipertukarkan.
  • Pelaku usaha dapat menggunakan Nomor Induk Berusaha (NIB) sesuai dengan yang berjalan pada Badan POM, dan akan ada modul pemilihan trader untuk menentukan siapa yang akan melakukan permohonan.

 

Isu 3: Jadwal Integrasi SSM, e-BPOM, dan e-Pharm
Diskusi ketiga fokus pada jadwal integrasi antara SSM, e-BPOM, dan e-Pharm.

Hasil Diskusi:

  • Pembahasan dan uji coba teknis akan dilakukan pada 27 Mei 2024 secara daring.
  • Pertemuan selanjutnya direncanakan pada 30 Mei 2024 (opsional) untuk membahas potensi error atau bug.
  • Sosialisasi bersama lintas Kementerian/Lembaga dijadwalkan pada minggu ketiga Juni 2024.

 

Isu 4: Pengakuan Progress KPK Inspektorat
Isu keempat membahas pengakuan progress dari KPK Inspektorat, karena hingga saat ini hanya 10% yang tercatat.

Hasil Diskusi:

  • Scoring merupakan hasil data dari aplikasi jaga.id.
  • KPK optimis bahwa program Stranas PK akan selesai pada tahun 2024 dengan nilai scoring 100%, melihat progress yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, LNSW, dan Badan POM.

 

 

Rapat ini diharapkan dapat mempercepat proses integrasi dan memaksimalkan efektivitas strategi pencegahan korupsi di Indonesia. Semua pihak yang terlibat diharapkan dapat segera menindaklanjuti hasil diskusi untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

Kembali ke halaman berita
Sarana