DORONG KOLABORASI STAKEHOLDER, MASYARAKAT DAN BPOM DALAM PERLINDUNGAN MASYARAKAT, BPOM LAKSANAKAN SOSIALISASI BPOM MOBILE

27-02-2024 Umum Dilihat 4595 kali

Bekasi – Pusdatin BPOM menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi BPOM mobile pada Senin (26/02/2024). Kegiatan ini diikuti oleh peserta yang berasal dari Direktorat Pengelolaan dan Pelayanan Kefarmasian – Kementerian Kesehatan, Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga –  Kementerian  Perdagangan, Asisten Deputi Bidang Transformasi Pelayanan Publik - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Pusat registrasi dan Sertifikasi Halal - Badan Penyeleggara Jaminan Produk Halal, Komisaris Badan Perlindungan Konsumen Nasional, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Ikatan Apoteker Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia, Persatuan Perawat Nasional Indonesia, Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia, Pimpinan Pusat/PP Aisyiyah yang merupakan stakeholder dari BPOM. Selain itu, juga diikuti oleh industry farmasi selaku pihak yang mengimplementasikan langsung 2D Barcode.

Dalam sambutannya Bapak Kepala Pusat Data dan Informasi, A.Indra Jaya Sukma S.Kom., M.Kom menyampaikan, “Sejak diluncurkan Tahun 2018, BPOM mobile telah diunduh > 1,3 juta user, dan mengalami perkembangan dari sisi tampilan serta  pengayaan fitur yang mendukung kemudahan masyarakat dan tenaga kesehatan dalam verifikasi produk, pengaduan maupun akses informasi Obat dan Makanan. BPOM mobile juga merupakan salah satu bentuk upaya penguatan transformasi digital di pengawasan Obat dan Makanan serta bentuk social movement pengawasan berbasis digital untuk stakeholder dan masyarakat”. Selanjutnya beliau menegaskan “melalui sosialisasi diharapkan dapat meningkatkan awareness kebermanfaatan BPOM mobile dan peserta sosialisasi baik dari asosiasi, stakeholder, masyarakat dan perwakilan kementerian/lembaga yang hadir dapat mendiseminasikan penggunaan BPOM mobile guna melindungi masyarakat dari Obat dan Makanan yang tidak memenuhi persyaratan dan mendukung terwujudnya Indonesia emas 2024".

 

Sosialisasi juga dilanjutkan dengan paparan dari Ketua Tim Sistem Informasi Layanan Eksternal, Firmadi Biastiko, S.Kom, “BPOM mobile Tahun 2023 diperkaya dengan informasi sirop aman, penjelasan publik, informasi e-labeling mendukung Pilot Project elektronik labeling komoditi Obat selain itu guna mempermudah diseminasi penjelasan publik maka ditambahkan fitur share dan copy url pada menu berita”. Sosialisasi ditutup dengan demo aplikasi BPOM mobile oleh anggota Tim Sistem Informasi Layanan Eksternal, Sheila Evicka Novri.

Melalui sosialisasi ini diharapkan meningkatkan pengguna BPOM mobile yang akan berdampak menjadi early warning system perlindungan masyarakat dari Obat dan Makanan yang tidak memenuhi mutu, khasiat, dan keamanan.(SEN-Pusdatin)

 

Kembali ke halaman berita
Sarana