BPOM Mobile Hadir Memeriahkan Kegiatan KOMIK 2024 di DI Yogyakarta

13-06-2024 Umum Dilihat 3351 kali

D.I. Yogyakarta - Rabu (12/06/2024), Pusdatin turut berpartisipasi dalam KOMIK (Kolaborasi Membuat Iklan memenuhi Ketentuan) merupakan suatu program yang diselenggarakan oleh Direktorat Pengawasan Peredaran pangan Olahan. KOMIK adalah kolaborasi apik antara mahasiswa dan UMKM Pangan untuk mengasah kemampuan mahasiswa dalam membuat konten kreatif iklan pangan sekaligus dapat meningkatkan daya saing produk UMKM Pangan melalui iklan yang menarik dan memenuhi ketentuan. Dalam kegiatan ini, mahasiswa yang dilibatkan berasal dari berbagai universitas di daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta yang memiliki minat dalam pembuatan konten berupa video maupun media lainnya untuk keperluan promosi. KOMIK ini diikuti oleh sepuluh (10) pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pangan olahan dan tiga puluh (30) mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta diantaranya Universitas Diponegoro, Universitas Sebelas Maret, Universitas Al-Irsyad Cilacap, dan  Universitas Gajah Mada.

Menurut Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan, Ema Setyawati, kegiatan ini diadakan untuk mendorong peningkatan efektivitas pengawasan pangan melalui sinergi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Khususnya yang terkait dengan iklan pangan yang memenuhi ketentuan, “Diharapkan persentase iklan tidak memenuhi ketentuan (TMK) di peredaran menurun, pemahaman pelaku usaha dan masyarakat terhadap iklan memenuhi ketentuan meningkat, serta dapat membangun perekonomian nasional melalui peningkatan daya saing produk UMKM,” lanjutnya.

Kegiatan KOMIK dimulai dengan kegiatan Bimbingan Teknis Pengamatan Iklan Pangan dan Pelatihan Pembuatan Konten, diikuti pelaporan iklan melalui BPOM Mobile serta Sosialisasi BPOM Mobile. Dalam paparan tentang BPOM  Mobile, Sheila Evicka Novri menyampaikan bahwa Pengawasan obat dan makanan tidak dapat terlaksana jika tidak melibatkan seluruh lapisan, mulai dari pemerintah, pelaku usaha hingga masyarakat. Masyarakat memiliki andil yang besar dalam pengawasan secara langsung, karena menjadi titik akhir penentu produk obat dan makanan yang dikonsumsi. Oleh karena itu keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam peningkatan obat dan makanan yang aman. Seperti yang telah disampaikan, intervensi teknologi menjadi hal yang tidak terhindarkan pada jaman sekarang ini. Masyarakat dengan bekal smartphone, dapat mengawasi produk yang akan dikonsumsi. Maka munculah inovasi BPOM Mobile. “Unduh BPOM mobile, pastikan legalitas produk melalui BPOM Mobile. Jangan lupa ajak keluarga untuk unduh untuk melindungi dari produk yang tidak memenugi syarat khasiat, mutu, dan keamanan” jelas Sheila.

Salah satu peserta, Dian Ayu, mengapresiasi pelaporan Lapor Iklan Pangan melalui BPOM mobile, “Dengan adanya BPOM Mobile, pelaporan iklan dan pengaduan sangat mudah dilakukan selain itu bisa cek produk terdaftar di BPOM. Saya merasa sudah dibantu dengan adanya BPOM mobile,” ujarnya.

Sementara pada sesi simulasi Pelaporan Iklan, Sheila berpesan bagi mahasiswa dan pelaku usaha untuk terus mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama kegiatan KOMIK dan selalu Cek KLIK (kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa) sebelum konsumsi makanan dengan memanfaatkan BPOM mobile.  (Pusdatin - SEN)

Kembali ke halaman berita
Sarana