BPOM Bersama Komdigi dan Universitas Indonesia perkuat potensi dan arah pengembangan ekosistem Pusat Data Nasional Sementara
10-10-2025 Umum Dilihat 105 kali
Jakarta, 02 Oktober 2025 - Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (KemKomdigi) serta Universitas Indonesia (UI) yang diwakili oleh Pusilkom UI melaksanakan kegiatan diskusi bersama dengan tujuan utama untuk menilai potensi pusat data Badan POM serta membahas arah pengembangan ekosistem Pusat Data Nasional (PDN) di masa mendatang. Kegiatan dilakukan secara luring di Ruang rapat Komando, Gedung Phinisi, Badan POM.
Pada acara tersbut Kepala Pusdatin Bapak A. Indrajaya Sukma memberikan sambutan dan arahan dan pada sambutannya beliau menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam penguatan layanan PDN. Acara dimoderaori oleh Ibu Royanih.
Acara dilanjutkan perkenalan dari pihak Kemkomdigi yang diwakili oleh Bapak Agung Basuki serta tim UI.
Dalam pembahasan, disampaikan saat ini Pusdatin menggunakan solusi virtualisasi berbasis opensources sebagai alternatif karena keterbatasan anggaran dalam penerapan pengelolaan ekosistem developement yang berjalan di Pusdatin. Selain itu, terdapat harapan agar seluruh pertukaran data ke depan dapat dilakukan melalui Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP). Kemudian juga pembahasan penting aliannya yaitu klasifikasi data dan keamanan, khususnya bagi data tertutup ditempatkan di PDN dan Pusat Data IPPD sedangkan data terbuka dan terbatas dapat ditempatkan pada pusat komputasi instansi dan layanaan komputasi awan (cloud) pihak ketiga, dengan usulan strategi perlindungan tambahan seperti enkripsi dan air gap. Arsitektur Sistem Informasi diarahkan pada pengembangan berbasis microservices, pemanfaatan AI, serta integrasi ekosistem data menggunakan berbagai tools analytics, dengan dukungan infrastruktur yang akan ditingkatkan secara bertahap.
Kapasitas Pusat Komputasi di Badan POM saat ini masih mengalami keterbatasan, khususnya pada sumber daya server, storage dan dukungan terhadap sertifikasi data center, namun terdapat rencana pengembangan kapasitas serta penyusunan Enterprise Architecture untuk 2026. Keamanan Data juga menjadi perhatian utama dengan adanya penerapan WAF yang dilakukan secara mandiri oleh Badan POM, salah satu kendala yang dihadapi Badan POM adalah pentingnya backup yang konsisten untuk mengurangi risiko kehilangan data.
Melalui Kegiatan ini, diharapan Badan POM Bersama dengan Komdigi dan Pusilkom UI dapat terus bekerja sama untuk menjaga dan berkontribusi untuk perkembangan PDN dimasa mendatang.