Bimbingan Teknis TIK Transformasi Digital Badan POM di Bandung
31-05-2024 Umum Dilihat 3207 kali
Bandung, 31 Mei 2024 – Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan telah menyelenggarakan Bimbingan Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bertajuk "Transformasi Digital" pada tanggal 30-31 Mei 2024. Kegiatan ini diikuti oleh para pegawai Balai Besar POM di Bandung dengan antusiasme tinggi.
Acara ini dirancang untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya transformasi digital di era modern ini. Beberapa materi penting yang disampaikan dalam Bimbingan Teknis TIK meliputi:
- Dukungan TIK untuk Pengawasan Obat dan Makanan
- Penjelasan oleh Tim Perencanaan, Tata Kelola Data dan Informasi, Infrastruktur, Sistem Informasi, dan Keamanan TIK
Para peserta mendapatkan wawasan baru mengenai bagaimana memanfaatkan TIK untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas dalam menjalankan tugas dan fungsi mereka. Materi-materi tersebut tidak hanya memberikan pemahaman teoritis tetapi juga aplikasi praktis yang relevan dengan tugas sehari-hari para pegawai.
Peserta bimtek menyatakan bahwa melalui Bimbingan Teknis TIK ini, pihaknya berkomitmen untuk terus berbenah dan berinovasi dalam rangka menghadapi era digital. "Transformasi Digital merupakan salah satu kunci utama untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat," ujarnya. Ia juga menekankan bahwa peningkatan kapabilitas TIK di lingkungan BBPOM akan mendukung pengawasan obat dan makanan yang lebih efektif dan efisien.
Selama dua hari pelaksanaan, antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi dan partisipasi dalam setiap sesi. Para pegawai Balai Besar POM di Bandung kini lebih siap dan percaya diri untuk mengimplementasikan berbagai inovasi digital dalam pekerjaan mereka, guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dengan adanya kegiatan ini, Balai Besar POM di Bandung berharap dapat terus meningkatkan kompetensi pegawainya dan siap menghadapi tantangan di era digital yang terus berkembang. Transformasi digital diharapkan dapat menjadi motor penggerak utama dalam meningkatkan kualitas pengawasan obat dan makanan, serta memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat luas.