Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Serang melalui KIE Waspadai Pangan Tercemar
06-04-2023 Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan Dilihat 157 kali
Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan Badan POM kembali hadir dalam kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Pondok Pesantren BAI Soleh Mamun di Kecamatan Pabuaran, Kab. Serang, Banten pada Rabu, 5 April 2023 dengan mengundang narasumber dari Wakil Ketua MPR RI yaitu Bapak H. Yandri Susanto, S.Pt. dan narasumber dari Balai Besar POM di Serang yaitu Bapak Faizal Mustofa Kamil, S.Si, Apt.
Kegiatan KIE yang dihadiri oleh 500 peserta tersebut, diawali dengan sambutan dari Wakil Ketua MPR RI, Bapak H. Yandri Susanto, S.Pt, dilanjutkan dengan sambutan dari Plt. Kepala Balai Besar POM di Serang, Bapak Faizal Mustofa Kamil, S.Si, Apt, dan sambutan dari Plh. Kepala Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan, Bapak A. Indra Jaya Sukma, S.Kom, M.Kom.
Selanjutnya kegiatan dilakukan diskusi panel dengan tiga orang narasumber. Pertama, Wakil Ketua MPR RI, Bapak H. Yandri Susanto, S.Pt, menyampaikan tentang pentingnya masyarakat untuk mewaspadai pangan berbahaya. Kandungan yang berbahaya seperti Formalin harus dihindari penggunaannya. Masyarakat yang hadir harus mampu menyebarluaskan informasi tentang Obat dan Makanan ke lingkungan sekitar sehingga informasi dan pengetahuan tentang obat dan makanan yang baik dapat diketahui oleh lebih banyak orang.
Acara dilanjutkan dengan paparan dari Plh. Balai Besar POM di Serang yaitu Bapak Faizal Mustofa Kamil, S.Si, Apt. Pada paparannya, beliau menjelaskan tentang cemaran - cemaran yang ada di produk pangan seperti Rhodamin B, Formalin, bakteri, kapang, kamir, parasit, virus, ganggang dan lain-lain.
Selanjutnya disampaikan materi dari Plh. Kepala Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan, Bapak A. Indra Jaya Sukma, S.Kom, M.Kom. Aplikasi BPOM mobile yang dapat memberikan kemudahan masyarakat untuk mencari informasi tentang produk Obat dan Makanan yang sudah memiliki izin edar dari Badan POM. Kegiatan ditutup dengan demo aplikasi BPOM mobile.
Melalui KIE ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam memilih Obat dan Makanan yang aman dengan menggunakan aplikasi BPOM Mobile sehingga dapat menghindarkan diri dan keluarga dari bahaya Obat dan Makanan yang beresiko.
-Yakin Obat dan Makanan aman, lakukan Cek KLIK sebelum konsumsi obat dan makanan-